BERITA

Plt Bupati Buton Selatan (Busel) H La Ode Arusani dijadwalkan akan mengikut prosesi pelantikan sebagai bupati devenitif pada Selasa (31/12). Upacara pengambilan sumpah recananya akan dipimpin Gubernur Sultra Ali Mazi di Rujab Gubernur di Kendari.

La Ode Arusani akan melanjutkan amanah rakyat Busel sebagai Bupati Busel devenitif sisa masa periode 2017-2022. “Insha Allah tanggal 31 Desember positif akan dilantik Gubernur Sultra Bapak Ali Mazi, kita masih menunggu suratnya,” kata La Ode Arusani di Rujabnya, Kamis (26/12).

 

Selama ini, La Ode Arusani menjadi pelaksana tugas Bupati Busel menggantikan Agus Feisal Hidayat yang tersangkut kasus korupsi.

Arusani resmi menjabat sebagai Plt Bupati Busel berdasarkan surat tugas yang telah diteken Menteri Dalam Negeri (Mendagri) diserahkan langsung Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi, Jumat tanggal 25 Mei 2018 di Kendari.

Sekedar diketahui, pada Pilkada 2017 lalu Bupati Agus Feisal Hidayat berpasangan wakil Bupati H La Ode Arusani terpilih meraih amanah rakyat periode 2017-2022. Namun Bupati Buton Selatan devenitif pertama, Agus Feisal Hidayat menjalani hukuman narapidana kasus Tipikor oleh KPK tahun 2018 lalu. Sejak saat itu Wakilnya H La Ode Arusani naik tahta menggantikan posisinya hingga sekarang sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Buton Selatan.

 

Pada Pilkada 2017 lalu Arusani berpasangan dengan Agus Faisal Hidayat diusung partai Demokrat dengan jumlah perolehan dua kursi di DPRD Busel. PDIP (Satu kursi), Golkar satu kursi, PKS dua kursi.

Pasangan dengan jargon Asli itu berhasil memenangkan pertarungan Pilkada serentak pertama Busel. Mereka berdua di lantik Gubernur Sultra Nur Alam sesuai SK untuk Buton Selatan masing-masing tertanggal 16 Mei 2017. 1) SK nomor 131.74-3086 Tahun 2017 tentang pemberhentian penjabat bupati Buton Selatan, 2) SK nomor 131.74 3087 Tahun 2017 tentang pengangkatan bupati Buton Selatan dan SK Nomor 132.74-3088 Tahun 2017 tentang pengangkatan wakil bupati Buton Selatan.

Dalam pemilihan kepala daerah Busel 2017, Agus Feisal Hidayat-La Ode Arusani atau Asli memperoleh 17.224 suara atau 43,01 persen dari total penggunaan hak pilih 40.340 suara di 161 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlah itu mengalahkan pasangan lainnya, yakni Satar-Welson 5.915 suara atau 14,77 persen, Muhammad Faizal-Wa Ode Hasniwati 15.696 suara atau 39,17 persen dan La Ode Agus Salim-La Ode Agus 1.218 suara atau 3,04 persen.

 

Selama kurun waktu sekitar satu tahun, H La Ode Arusani menjalankan roda pemerintahan Busel sebagai Plt terbilang cukup baik. Dalam kendalinya kabupaten yang dikenal dengan slogan Busel beradat dan berbudaya itu terus melakukan pembenahan infrastruktur dan percepatan pembangunan. Sebut saja diantaranya seperti promosi potensi wisata melalui Buton Selatan Festival, pembangunan 10 Kantor OPD di Masiri, berhasil menjadikan PDAM Sehat dijazirah Sultra. Pembangunan ruang publik pantai Boti, pembangunan infrastruktur jalan, sekolah air bersih.

Tak ayal berhasil mendapatkan predikat Wajar tanpa Pengecualian (WTP) pertama kalinya dalam sejarah Busel atas pengelolaan laporan keuangan daerah tahun 2018 oleh BPK, berhasil meningkatkan status Daerah Otonomi Baru menjadi Daerah Otonom Nilai akhir evaluasi pengembangan tahun 2019 setelah lima tahun mekar peringkat pertama diperoleh Muna Barat dengan nilai 93,25 disusul Kabupaten Busel 91,25 berhasil mengalahkan Buteng dan urutan terakhir Buton Tengah 90,50. Tiga daerah itu dengan status kategori kualitatif baik sesuai indikator Kemendagri.

 

Padahal berdasarkan data hasil penilaian 10 aspek tahun 2018 lalu atau penyelenggaraan pemerintahan tiga DOB pembentukan 2014 oleh Kemendagri RI yakni Buteng dengan skor 83,75, Busel 83,50, Muna Barat 81,50. Dibawah komando Arusani berhasil menjawab keraguan atas publik dalam penilaian akhir DOB 2019 Busel 91,25 mengalahkan Buteng dengan nilai 90,50.

Sementara capaian sisi politik Arusani mampu merubah konstalasi politik di DPRD Busel yang periode 2014-2019 lalu PDIP hanya meraih 1 kursi, pada Pilcaleg 2019 lalu PDIP menjadi pemenang di DPRD Busel meraih 5 kursi dari 20 kursi wakil rakyat diparlemen Busel. Posisi Ketua diraih PDIP yang diduduki adik kandungnya La Ode Armada. Sementara dalam Pilpres lalu Busel menjadi pemenang Jokowi-Makruf Amin.

Sejumlah impian Arusani dibantu kabinet dalam OPD untuk pembangunan Busel akan terjawab sisa masa jabatannya hingga 2022.

Namun demikian masih banyak pekerjaan rumah menanti Arusani yang mesti dituntaskan percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan SDM yang berdaya saing. Harapan rakyat, Busel semakin lebih baik lagi, peningkatan kesejahteraan, peningkatan ekonomi, pembangunan SDM dan infrastruktur yang merata. Penuntasan polemik pertambangan di Sampolawa, polemik perbatasan Baubau Busel titik Samparona, dokumen RTRW, Ini menjadi dinamika tantangan yang menanti Arusani yang mesti dituntaskan disisi masa jabatanya. (aga)

Sumber : https://publiksatu.com/besok-arusani-dilantik-jadi-bupati-devenitif-173638

Pemerintahan Kabupaten Buton Selatan

Laompo, Batauga, Kabupaten Buton
Sulawesi Tenggara 93752

  Lokasi Kantor Bupati Kabupaten Buton Selatan
Lokasi Kabupaten Buton Selatan

Kabupaten Buton Selatan terletak disisi selatan Pulau Buton, klik link berikut untuk melihat posisi di Google Maps

  Lokasi Kabupaten Buton Selatan