BERITA

Bupati Buton Selatan, H. La Ode Arusani mengikuti rapat pembahasan RTRW di ruang rapat Prambanan Lantai I Gedung Direktorat Jendral Tata Ruang, bersama Ketua DPRD, Asisten II serta lima OPD Lingkup Busel
BATAUGA,BP-Rencana Tata Ruang Wiayah (RTRW) Kabupaten Buton Selatan (Busel) memasuki babak baru, Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) mengelar rapat lintas sektor dalam rangka pembahasan RTRW Busel tentang Tata Ruang Wilayah Busel tahun 2020-2040, secara tatap muka dan video conference.

Kegiatan rapat lintas sektor digelar di ruang rapat Prambanan Lantai I Gedung Direktorat Jenderal Tata Ruang, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut langsung oleh Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani, Ketua DPRD La Ode Armada, Asisten Bidang Perekonomian La Ode Mpute dan saf ahli Bupati serta lima Kepala OPD. Sementara OPD lainnya mengikuti rapat tersebut secara virtual di aula rapat Kantor Bupati Busel di Batauga, Rabu (23/9)

Bupati Buton Selatan, H. La Ode Arusani mengikuti rapat pembahasan RTRW di ruang rapat Prambanan Lantai I Gedung Direktorat Jendral Tata Ruang, bersama Ketua DPRD, Asisten II serta lima OPD Lingkup Busel

Kehadiran peserta tatap muka sengaja dibatasi oleh pihak Kementrian ATR berhubung kondisi wabah Covid-19 yang masih melanda negara Indonesia.

Direktur Jenderal Tata Ruang Kementrian ATR RI Dr. Ir. Abdul Kamarzuki, MPM mengatakan RTRW adalah pintu masuk bagi investasi menuju negeri makmur dan sejahtera.

“RTRW ini menjadi landasan ijin lokasi pembangunan dan dilanjutkan dengan penyusunan Dokumen Rencana Detail Tata Ruang tiap kecamatan untuk mengambarkan pemanfaatan ruang secara lebih rinci,” ujarnya

Lanjutnya, sesuai arahan Presiden Joko Widodo kepada Kementrian ATR bahwa RTRW kabupaten/kota diarahan dengan sistem melayani digital dalam penyusunan RDTR wilayah.

“Setelah kami evaluasi Dokumen Rancangan Peraturan Daerah RTRW Kabupaten Buton Selatan telah disusun oleh Bappeda dengan melibatkan lintas sektor terkait,” singkatnya.

Sementara, Bupati Busel H. La Ode Arusani mengatakan Kabupaten Buton Selatan yang terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2014 mengusung visi ” Terwujudnya Kabupaten Buton Selatan sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru yang Berbasis Ketangguhan Adat Istiadat Buton untuk Menciptakan Masyarakat Madani.

Selain itu terdapat empat isu strategis Busel yakni pertama, Bidang Perikanan, kedua Pariwisata, ketiga Transportasi dan keempat Pertumbuhan Ekonomi.

Ia menambahkan, dokumen RTRW ini sangat bermanfaat bagi pemerintah Kabupaten Buton Selatan karena dengan adanya dokumen ini akan mewujudkan keterpaduan pembangunan, mewujudkan keserasian pembangunan dengan wilayah sekitar, dan menjamin terwujudnya tata ruang wilayah yang berkualitas

“Untuk itu kami mengharapkan Kementrian ATR dan Kementrian/Lembaga lainnya dapat memberikan masukan untuk kesempurnaan dokumen ini agar ditetapkan di akhir tahun 2020 ini,” tukasnya. (*)

Peliput : Amirul

Sumber : https://baubaupost.com/rt-rw-busel-dibahas-kementerian-atr-bpn/?fbclid=IwAR3_HbPOsf69KOO_txvxvGgGGYI-3nHKJD1Mi577sDRe6U-FZ3H7_D_Izi0

by : Admin

 

Pemerintahan Kabupaten Buton Selatan

Laompo, Batauga, Kabupaten Buton
Sulawesi Tenggara 93752

  Lokasi Kantor Bupati Kabupaten Buton Selatan
Lokasi Kabupaten Buton Selatan

Kabupaten Buton Selatan terletak disisi selatan Pulau Buton, klik link berikut untuk melihat posisi di Google Maps

  Lokasi Kabupaten Buton Selatan