BERITA

BUPATI BUTON SELATAN H LA ODE ARUSANI MENYERAHKAN PAKET SEMBAKO TAHAP KEDUA DARI PEMKAB BUSEL DI KELURAHAN TODOMBULU, KECAMATAN SAMPOLAWA. FOTO ISTIMEWA

BUTONPOS.FAJAR.CO.ID, BUTON SELATAN-Sebanyak 649 Kepala Keluarga (KK) warga Kecamatan Sampolawa kembali menerima paket sembako gratis tahap kedua dari Pemkab Busel. Paket sembako menyasar KK di Kelurahan Jayabakti, Todombulu, Katilombu kembali mendapatkan Bansos tersebut.

Bupati Busel H La Ode Arusani, mengatakan penyaluran paket sembako kepada warga yang berdampak corona ini merupakan tahap kedua dilakukan Pemkab Busel. Kata dia, pihaknya hanya menyalurkan paket sembako tersebut yang menjadi hak masyarakat.

Ia meminta seluruh Lurah/Kades untuk memerintahkan seluruh kepala lingkungan, kepala kampung untuk mendata warga yang kurang mampu berdampak corona sehingga bisa mendapatkan paket sembako.

Arusani juga memastikan seluruh paket sembako yang tidak berkualitas agar dikembalikan. Sehingga bisa digantikan dengan yang berkualitas baik.

“Kalau dia busuk telur ayamnya nanti melapor supaya digantikan. Beras ini kualitas premium beratnya 25 kilogram. Jadi satu KK mendapatkan paket sembako satu karung 25 kilogram, telur ayam satu rak, minyak goreng 5 liter, gula pasir tiga kilogram dan mie instan satu dos, ” katanya.

Ia juga meminta warga yang sebelumnya belum mendapatkan paket sembako agar segera dilaporkan secepatnya. Terutama para kepala lingkungan/kepala kampung agar proaktif mendata untuk dilaporkan kepada Kades/Lurah.

       Bupati Buton Selatan H La Ode Arusani meminta lurah untuk mendata warga yang belum dapat paket sembako untuk segera ditindaklanjuti. FOTO Istimewa

Secara simbolis Bupati Busel H La Ode Arusani kembali berkunjung di tiga kelurahan di Sampolawa untuk menyalurkan paket sembako tahap II kepada perwakilan KK. Tak hanya itu, ia juga memastikan tiap warganya tidak ada yang mengeluh atas paket sembako maupun kualitas paket yang didapatkan.

Ia meminta seluruh warga untuk berperan aktif melaporkan diri kepada lurah atau kadesnya sebagai perwakilan pemerintah ditingkat desa dan kelurahan. Juga kepada lurah dan Kades untuk mendata warganya yang belum dapat sehingga bisa merata mendapatkan paket sembako.

“Kalau ada warga yang belum dapat segera laporkan buatkan berita acara segera proses. Mohon atensinya dan partisipasi kita semua sehingga bantuan ini merata terima bantuan, ” kata Arusani dihadapan warganya.

Arusani juga meminta warga juga memastikan jika ada keluhan terkait kualitas paket sembako yang rusak. Ia meminta lurah segera ditindaklanjuti untuk digantikan.

” Jadi kalau telur ayamnya sudah busuk, laporkan kepada lurah atau kadesnya supaya digantikan yang baru, ” pintanya.

Mantan anggota DPRD Busel ini juga menepis isu soal pembagian paket sembako dari APBD Busel itu hanya didapatkan beberapa orang saja di tiap Kelurahan/desa. Padahal saat penyaluran secara simbolis hanya diserahkan pada perwakilan KK saja. Sebab kata dia, sesuai data untuk tahap pertama sudah tersalurkan 5.434 KK secara keseluruhan di Busel.

Data itu diluar KK yang mendapatkan Bansos dari Kementrian Sosial RI berupa paket sembako dan BLT Rp 600 ribu. Belum lagi paket sembako dari Pemprov Sultra. Belum lagi yang mendapatkan BLT melalui DD.

Ia berharap pada penyaluran tahap II tersebut dapat meringankan beban masyarakat ditengah kesulitan ekonomi akibat pandemik Covid19. Apalagi jelang idul fitri kebutuhan ekonomi keluarga cukup tinggi. “Wargaku yang saya cintai ini paket sembako tahap kedua kita salurkan. Semoga bisa dimanfaatkan dan sedikit meringankan beban ekonomi keluarga jelang lebaran dan ditengah pandemik wabah corona ini,” harapnya.

Ia juga meminta seluruh warga untuk berdoa kepada Allah SWT agar Covid19 ini segera musnah, tidak ada ditemukan kasus menimpa warga Busel.

Paket sembako yang diberikan yakni beras kualitas premium ukuran 25 kilogram satu karung. Tiga kilogram gula pasir, minyak goreng 5 liter, telur ayam satu rak. Mie instan satu dos. Dengan nilai Rp 600 ribu.

“Kita sama-sama berdoa semoga corona ini segera musnah, menjauh dari Buton Selatan, tidak ada kasus covid19. Sehingga kita bisa beraktifitas secara normal kembali,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Busel, La Hardin mengatakan, untuk mengantisipasi barang yang tidak layak konsumsi, pihaknya sudah menyiapkan cadangan stok. Namun jika masih ada juga yang rusak, cepat laporkan.

“Sampolawa hanya tiga kelurahan 649 KK, Kelurahan Todombulu, Jaya Bakti dan Kelurahan Katilombu. Selanjutnya nanti menyusul sambil menunggu stok. Untuk mengatasi jika ada yang tidak layak konsumsi masing-masing sudah diberi cadangan semua. Kalaupun masih ada lagi, lapor, kita gantikan,” ujarnya.

Paket sembako itu diberikan tiap satu KK mendapatkan berupa paket beras super 25kg, 1 dus mie instan, telur 1 rak, minyak goreng 5 liter dan gula 3kg. Sebelumnya, paket sembako kepada 1.705 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Batauga juga sudah disalurkan. Warga Busel yang belum mendapat paket sembako akan segera ditindaklanjuti pada tahap berikutnya jika sudah melapor ke kelurahan dan desa. Untuk segera disalurkan kembali.  (adm)

Sumber : http://butonpos.fajar.co.id/tahap-kedua-649-kk-warga-sampolawa-terima-paket-sembako/

by : Admin

Pemerintahan Kabupaten Buton Selatan

Laompo, Batauga, Kabupaten Buton
Sulawesi Tenggara 93752

  Lokasi Kantor Bupati Kabupaten Buton Selatan
Lokasi Kabupaten Buton Selatan

Kabupaten Buton Selatan terletak disisi selatan Pulau Buton, klik link berikut untuk melihat posisi di Google Maps

  Lokasi Kabupaten Buton Selatan